Kamis, 27 Juli 2017

Atrikel Mencari Tuhan Miftahurrochman

Menurut perspektif agama tuhan adalah kekuatan diluar manusia yang abstrak menjadi sumber dari segala sumber, maka dari itu tuhan menjadi penguasa alam serta penguasa atas manusia.
Sering menjadi pertanyaan apakah tuhan itu benar- benar ada? Ataukah hanya sebatas halusinasi manusia akam ketakutan dirinya dengan hal yang berada di luar dirinya?
Bayangan- bayangan itu yang sampai saat ini belum mampu teruraikan dalam diri penulis.
Gejala alam yang serimg orang bicarakan bahwa alam semesta adalah hasil dari kekuasaan tuhan, selanjutnya sejarah kepercayaan tersebut mampu terpecahkan oleh ilmu sains terkait keberadaan alam, selanjutnya ketika segala sesuatu yang berada di bumi memiliki sebab akibat dan mampu untuk di rasionalkan oleh segala ilmu.
Lantas keberadaan Tuhan itu di mana?? Ketika kita mempercayai bahwa tuhan telah campur tangan atas sistem manusia apakah benar tuhan telah membuat sistem sosial, politik, pendidikan, budaya ekonomi?? Penulis rasa bahwa yang menciptakan sistem adalah manusia itu sendiri.
Apakah benar rasional tidak mampu untuk menjangkau keberadaan tuhan???
Dalam melihat tuhan dalam perspektif agama telah di tuliskan dalam al kitab, serta kebudayaan yang di jalankan dalam penganut agama adalah manusia menyembah keberadaan material (benda). Lantas apakah benda yang menjadi pusat sesembahan adalah tuhan??? Apakah hal itu sebuah berhala??? Masih belum mampu menemukan tuhan.. Miftah generas

Selasa, 25 Juli 2017

opini cara pandang manusia

Dalam memahami negara indonesia

 Indonesia adalah negara yang subur, negara yang kaya akan sumberdaya alamnya serta indonesia adalah negara yang mampu untuk membius mata manusia dan menimbulkan rasa ingin memiliki negara eksotis tersebut.
Namun banyak aturan negara yang menjadi pesanan pihak kapitalis global lewat pemerintah yang telah berselingkuh dan mendustai rakyat pribumi hanya untuk memuluskan mega proyek oleh asing, dan pemerintah hanya menjadi wayang yang di ibaratkan tak memiliki otak dan hati nurani, dari sistem yang di tunggangi oleh negara adidaya yang di buat oleh pemerintah hanya berpihak pada asing.
Dengan seonggok kepalsuan, kapitalis global membodohi rakyat indonesia lewat sistem yang hanya di rumuskan oleh para wakil dan budak kapital. penanaman pola berfikir oleh asing lewat standar negara melslui jalur pendidikan kepada masyarakat bahwa indonesua adalah negara yang tertinggal.
Degan senjata medernis yang di sajikan serta sistem pembodohan yang tidak mampu untuk memerdekakan cara berfikir dan membebaskan hati untuk merasa, yang di tanamkan hanya sebuah ketakutan, takut masadepan suram, takut tak bisa makan, takut ini itu.

Indonesia adalah negara yang subur akan sumberdaya alamnya ketika kita mampu untuk berpikir mendalam, negara yang katanya maju untuk membuat nuklir tanpa makan ítu mustahil, merakit robot tanpa makan itu juga mustahil. Sedangkan generasi bangsa di hindarkan oleh cara pandang tersebut serta perlahan di kikis dengan tokoh idola, cara hidup sehari- hari generasi bangsa mulai di nodai oleh karakter tak bermoral, karakter yang tak memiliki jati diri, dan generasi muda di bawa pola berfikirnya untuk tidak bangga kepada bangsa indonesia.
sejarahnya bahwa nenek moyang indonesia adalah bermatapencaharian maritim dan agraris, dan mainset generasi muda harus di kembalikan seperti semula, bahwa indonesia adalah bangsa yang tangguh, bangsa indonesia adalah bangsa yang memiliki cita- cita, bangsa indonesia adalah bangsa yang mampu untuk berdiri sendiri dalam berbagai sektor... Jadi seharusnya asinglah yang takut kepada kita bukan malah sebaliknya. Jadi...banggalah jadi bangsa indonesia... Salam Revolusi pàradigma... (Miftah)